Friday, May 11, 2007

warisan accounts

Dari apa yang saya lakukan dalam merapikan accounts, saya sampai pada dua kesimpulan.

Pertama, begitu lekatnya kehidupan manusia zaman sekarang (seperti saya dan anda) pada internet. istilahnya, setiap hari tanpa internet. ok, mungkin selama ini kita memanfaatkan internet di kantor atau kampus, tapi setidaknya ketergantungan terhadap internet sangat tinggi. mungkin yang tidak mendapatkan jatah internet kantor atau kampus, tidak setiap hari online, akan tetap menyempatkan diri setidaknya selama periode tertentu untuk mengecek mail, browsing atau blogwalking.

Dan idealnya memang, setiap rumah di masa depan sudah terjalin dengan internet. karena bagaimanapun kita tak bisa menafikan peran internet dalam kehidupan sekarang maupun di masa depan. sehingga kesimpulan buat saya, rumah masa depan sepertinya harus terkoneksi dengan internet. semoga saja koneksi internet makin murah.

Yang kedua, sepertinya kita para netter, harus mulai berpikir untuk menunjuk pewaris accounts kita. ya... pewaris untuk mewarisi semua accounts yang kita buat dan miliki di internet.

Sederhananya, bagaimana jika besok kita tiada alias meninggal? Maka accounts yang banyak yang telah eksis itu akan terbengkalai. Timbul gagasan, setidaknya dibalaskan kepada semua orang yang mengirim pesan ke mail/blog kita, menyampaikan ke milis yang kita ikuti bahwa pemilik mail/blog (accounts) ini sudah tiada. dan untuk memintakan maaf serta do'a bagi pemilik accounts tersebut.

Bukankah itu menyedihkan, jika kita sudah terlanjur meninggal namun accounts tersebut tak bertuan. saya teringat akan sebuah blog, yang ditinggal pergi selamanya oleh tuannya. dan komen sangat panjang yang bisa dilihat (sedih sekali..).

Jadi saatnyalah kita memilih salah satu teman kita untuk menjadi pewaris accounts internet kita. bersyukur bagi anda yang sudah berpasangan. dan jika belum, sebaiknya cukup memilih satu sahabat untuk saling berbagi accounts masing-masing.

Dan mengutip salah satu tagline di blog seorang mas, jadikan blog sebagai warisan anak cucu. karena menulis, adalah bekerja untuk keabadian..

if i die tomorrow, i will be alright
because i believe
spirit carries on...
[DT]

*Status: Mencari pewaris accounts.. (done, 31 May 07)

9 comments:

Okky Puspa Madasari said...

Wekekek, id ama password blog ku masih yang kemarin kok. Tahu kan, apa yang mesti dilakukan kalau "hari itu" tiba? hehehehe.... Just Enjoy :)

trian h.a said...

waduh ky.. karena banyak yang minta bantuan oprek2 blog, lupa dengan semuanya...hehe

dzaia-bs said...

iya ya..
baru kepikiran..

agung said...

kalo udah diwarisin trus gimana? kalo blog diisi yang mewarisi kan lucu juga lha bukan orangnya

dika amelia ifani said...

wah baru kepikiran tuh, ide bagus.Tapi bener juga kata mas agung, kalo pewaris yang nulis kan jadi aneh.lagipula mau ditulis apa lagi ya?

*bisa tahu alamat blog yang pemilik accountnya sudah tiada?

trian h.a said...

#agung: kan bisa ditulis 'semacam pengumuman'-condolence, bahwa pemilik blog telah tiada.

#dika: kan ada alamatnya disitu-dilink, makanya diklik atuh..hehe

Iko said...

Saya sdh mewariskan bbrp pasword email dan lain2.... :) terhadap org2 yg bisa saya percaya dan pegang amanah

fathy said...

wah, yan... "Spirit Carries On" itu kan lagu saya:D
sy lengkapin nih, ada yg kurang liriknya :
"if i die tomorrow, i'll be alright because i believe, then after we're gone, the spirit carries on..."

trian h.a said...

#Iko: bagus kalo gitu mah..

#fathy: emang lagu cuman buat satu orang doang? :p