Wednesday, April 19, 2006

terima kasih...

hari ini, ingin kusampaikan untaian kalimat pada orang-orang, yang telah banyak memberikan pelajaran, hikmah dan kisah bersama.

Kepada ibuku, terima kasih atas segala kasih sayang yang diberikan.dan maaf, atas kemampuan mendengar, bukan banyak memberi pertimbangan seperti yang kau minta. Manusia mempunyai dua telinga dan satu mulut, maka manusia mungkin seharusnya lebih banyak mendengar daripada berbicara. Ibu, kau yang lebih tahu sebenarnya. Bagaimana akhirnya kita bisa melihat titik cerah diantara kelabu ini semua...sekali lagi, maafkan anakmu.

Kepada ayahku, entah bagaimana aku tuliskan ini untukmu. Aku pandang engkau adalah pahlawanku dulu. Sekarang dunia telah berubah. Terima kasih atas nasehat-nasehatnya, dan ternyata hidup bukan masalah perjalanan umur, tapi kematangan berpikir dan bertindak. Maaf jika kita akhirnya harus menunda saat-saat yang kau minta. Tuhan tolonglah, sampaikan sejuta salamku untuknya...

Keluaga besarku, harapan atas itu semua harus aku pikul. Mohon do’anya selalu. Mari kita ingat, sopo sing nandur bakal ngunduh. Mari menanam kebaikan-kebaikan, demi tujuan yang lebih hakiki.

Guru-guruku, orang paling besar dalam membentuk diri ini. Memberikan pelajaran kehidupan dan optimisme. Tidak bisa semuanya dinilai dengan materi, terima kasih atas waktu dan ketulusannya.

Saudara-saudaraku, idealisme yang menjadikan dunia ini terang. Atas semangat dan ketulusan yang kau ajarkan, terima kasih. Dunia bukanlah hitam-putih semata, mari kita melihatnya dengan lebih dalam dan dekat yang telah Allah anugerahkan. Sehingga kecemerlangan-kecemerlangan itu hadir ditengah-tengah kita, hingga semua umat mengagungkan nama-NYA.

Sahabat-sahabatku, anugerah terindah yang pernah kumiliki. Betapa hidup tak ada suasana tanpa kalian. Terima kasih atas kepercayaan, jabat tangan dan senyum-senyumnya. Maaf atas kelakuan, sakit dan sedih yang kutinggalkan. Jangan malu untuk meminta, walaupun aku tak kuasa melakukannya. Namun, letakkanlah tanganmu diatas bahuku, biar terbagi beban itu. Esok hari kan kita jelang, dalam keteguhan hati menuju cita-cita.

Teman-teman, kebersamaan selama ini membuat banyak cerita. Dimanapun kita nantinya, ingatlah bahwa kita pernah membuat sebuah kisah klasik untuk masa depan. Jangan terlalu larut dengan masalah, tetaplah menjadi bintang di langit.

Seseorang yang mengajarkan berpikir positif, dan telah menghidupkan kerlip-kerlip hati. Mari kita ingat, manusia pada dasarnya adalah cerita bagi manusia lainnya. Sedari awal ingin kusampaikan, aku hanya manusia biasa, bukan seorang dewa. Ingin memberikan kasih dengan sederhana. Europe is world today, semoga rumah diatas gunung dibawah langit dimulai dari sana. Allah Maha Memberi Keputusan.

Hanya ini yang bisa kuberikan pada semuanya, tak kurang tak jua lebih. Saat angka bertambah dan jatah hidup berkurang, tak ada kebahagian terbesar selain mengetahui orang lain bahagia karena kita. Semoga masa depan terbentang lebih baik...

7 comments:

oRiDo said...

Europe is world today??

knapa ngga ISLAM is world today and forever..
;)

trian said...

ya, maksude kan dunia sekarang pusatnya di eropa. makanya jangan ngiblat ke amerika un sich..

liat gejala di eropa? banyak muallaf juga. so, europe will go on..

Anonymous said...

seseorang yang mengajarkan berpikiran positif..hmm..siapa tuh? ingin belajar juga.

Anonymous said...

Europe is world today! (rada bener)
Tapi sisi2 substansi yang kokoh tetap pada Islam..
Tinggal tunggu waktu Europe akan berkiblat ke Islam
Met Milad!!

trian said...

siip, bisa jadi kita berkiblat ke eropa karena islam berkembang dan lebih terealisasi disana.
sebuah tatanan masyarakat rapi, kesadaran bersatu (euro), sikap "relatif fair" (kasus terorisme dan irak),
dan dengan islam menjadi cahaya baru. lengkaplah sudah.

*bukan berarti mengagungkan eropa ya...lihat fenomena aja*

benx said...

o ini tu dalam rangka ulang tahun?
gw kirain mirip latihan bikin ucapan terimakasih buat kata pengantar di TA..hhehe

Trian H.A said...

iya juga, buat latihan ucapan terima kasih TA....:)

*enaknya kalo miladnya tiap hari, perhatian*