Monday, January 08, 2007

blog dan rumah kaca

istilah dari seorang sahabat..

Sedemikian hebatnya blog, sehingga tahun 2007 akan diramalkan menjadi peak year blog. Diperkirakan Gartner inc., jumlah blog sedunia akan mencapai 100 juta. Banyak orang yang mendasari kegiatan blogging, mulai sebagai profesi yang mendatangkan uang, sampai sekedar punya blog untuk tidak ketinggalan mode. Isi blog beragam mulai dari blog tematik, hingga blog sekali posting-setelah satu atau beberapa kali posting terus mati. Untuk tampilan, ada yang rela menghabiskan waktu dengan syntax program, ada juga yang ikhlas apa adanya.

Bagaimanapun itu, blog adalah sebuah fenomena tersendiri. Biarpun motivasi orang bermacam-macam, rata-rata para blogger sejati menikmati dunia blogging dan bahkan menjadi semacam ketagihan. Untuk menjadi blogger yang seperti itu, tentu ada bebarapa fase yang dilalui dari tahap awal sampai stadium lanjut. Mungkin diantaranya :

  1. Mulai ada keinginan untuk membuat blog, karena teman, ramai dibicarakan orang, sekedarnya, ajang narsis, eksis atau aktualis.
  2. Mempunyai blog, mulai mem-posting. Jalan-jalan ke blog lain (blogwalking) dan meninggalkan jejak di blog-blog lain (commentship)
  3. Merasa kurang nyaman dengan tampilan blognya (template) yang standar atau ingin perubahan, dam mulai sedikit-sedikit mengutak-atik syntax, entah link-nya, tampilan total atau migrasi ke dotcom yang lebih privasi.
  4. Merasakan komentar orang menjadi sangat penting dan ditunggu terhadap postingan terbaru. Walaupun hit counter terus berputar (kalau ada), komentar adalah salah satu indikasi blogger lain peduli dengan tulisan dan blog tersebut. Dalam tahap akut, bisa lemah semangat blogging jika komentar tak kunjung datang (0 coment) dalam waktu lama. Padahal udah blogwalking sana-sini.
  5. Bahwa satu blog tidak cukup menampung semua aktivitas dan kepribadian yang beragam. Koleris dan sedkit anarkis, kadang sanguinis, kalau sendiri jadi melankolis, dan plegmatis saat tertekan. Maka ada keinginan untuk membuat blog yang memilah-milah hal tersebut. namun, banyak juga orang yang bersikukuh dengan brand satu blog.
  6. Merasa bahwa menulis di blog (posting) bukan sekedar menulis, curhat atau moody. Posting di blog menjadi semacam panggilan hidup, seperti guru Indonesia dalam mengajar. Harus posting dalam periode tertentu, bahkan setiap har,i dan gundah hati jika setelah masa tersebut belum memposting satupun tulisan anyar. Dalam tahap lanjut, merasa ’berdosa’ kepada blogger, dunia blog atau diri sendiri.
  7. Blogging adalah aktivitas yang harus dilakukan pasti saat di depan internet. Tiada internet tanpa blogging. Memposting baru, mengoprek template, blogwalking, commentship. Cerita, info dalam blogwalking mampu mengantikan sosok eksis manusia lain yang bisa membuat tertawa, tersenyum, terharu, sedih, menangis, perhatian, sayang dan cinta. Dalam stadium lanjut, bahkan blog adalah rutintas harian yang harus dilakukan. Dan ini bisa disebut blogalcoholic.

Menarik. Bahkan jika diamati bahwa perilaku blog adalah gambaran perilaku sejati para blogger. Gaya dan jenis tulisan, cara komentar, isi, warna, jenis dan warna font adalah gambaran karakter si pemilik blog (blogger). Walaupun terdapat deviasi antara dunia maya-nyata, tetap saja blog adalah sebuah gambaran jelas. Semakin lama blogging, semakin keluarlah semua sifat-sifat diri.

Makanya, jika kita membuat blog dan melakukan blogging (semua aktivitas berkaitan dengan blog), maka kita sedang membangun sebuah rumah kaca. Siapapun terkagum akan rumah kaca yang megan nan indah, pun setiap orang bisa melihat isi rumah tersebut. Sebagian atau seluruhnya. Maka, jujur dan bijaksanalah.

3 comments:

pemilik rumah kaca said...

blog=rumah kaca?
hmm...hmm...hmm...
sekian kalinya mengutip kata-kataku... (geleng-geleng...)
bagus deh... :p

agung said...

sebagian... sebagian saja yang terlihat. Kalau rumah kaca, mungkin kacanya masih kaca riben.
Karena ada bagian2 yang "better remain unspoken"
Apa kabar yan??

Trian H.A said...

#ganda: ah, jangan terlalu 'gitu'..:)

#agung: Alhamdulillah, baik. makin banyak inspirasi nulis nih.. *apa karena 'jungle' ya pak? :)