Saturday, September 24, 2005

ketika harus memilih...

sudah lama ga nulis nih...banyak hal yang menuntut lebih harus dikerjakan. mulai dari tugas akademik - kenapa ini yang ditulis pertama ya?, tugas organisasi - kata temen ku yang IPK nya > 3,3 aktivitas adalah pilihan, tugas pribadi - selalu ingin menjadi orang yang bermanfaat bagi orang lain, tugas abdi - dalam berislam, dan banyak tugas-tugas lainnya jika mau lebih didetailkan.

kadang kita merasa letih dan ingin istirahat dari semua beban itu, mungkin dalih kita demi melakukan tugas lainnya dengan lebih baik. atau karena kita bosan saja dengan himpitan deadline, kemauan orang, idealisme dsb.

jadi apakah kita harus tegar dan kuat untuk melaksanakan tugas2 itu semua? terus terang, aku sekarang sedang menghadapi itu semua. dan yang aku takutkan, munhcul ketidak-konsistenan ketika menjalaninya.

misalnya gini, ketika mengikuti kuliah (dan biasanya dengan tugas2..), langsung timbul "komitmen" dalam diri untuk konsen kuliah saja dalam hidup ini dan menyelesaikan tugas sebaik mungkin. tapi kadang (atau sering?), tugas tidak dilakukan dengan sebaik yang diniatkan.

lalu ke aktivitas organisasi, ketemu tokoh, diskusi masalah bangsa, nasionalisme, peran mahasiswa dsb. dan timbul kuat niat kuat untuk menjadi mehasiswa idealis, yang menghabiskan hidupnya di kampus dengan diskusi memcahkan keheningan mancari keadilan.

kemudian, ada teman yang sakit, nikah, bercanda rame2. dan kenapa ga kumanfaatkan hidupku untuk membahagiakan teman2 sekitarku? yang sering kulupakan karena alasan kuliah, tugas, organisasi dan ego-ku sendiri.

masih ada lagi, yaitu waktu ketemu atau ditelepon orang tua. Ya Allah, kemana aja aku ini? hingga ortu pun tidak pernah rutin kusapa... dan ketika pulang kuikrarkan untuk sebaik-baiknya, walaupun toh selalu berakhir dengan tidak semanis niatnya.

dan...apa dan apa yang banyak lagi. yang membuat berkomitmen, berjanji disana, disana, dan disini, yang lalu janji yang kemarin belum terwujudkan. terakhir aku sadar, manusia memang suka dengan peran-peran panggung kehidupan...

1 comment:

darah nadi said...

karena itu manusia diberi tanggung jawab...
dua kata yang bagus digunakan sebagai alasan untuk memilih satu-dua peran..., lalu membuang peran-peran lainnya....
tapi, selama kita masih muda..., rasanya sayang jika kita lewatkan sensasi berperan di berbagai panggung kehidupan...,
jujur, "muda" adalah satu kata yang bagus pula digunakan sebagai alasan untuk meraup semua tawaran akting yang datang..., lalu langsung bersenang-senang... :)